In Memoriam: Egedius Pius Suam

By Admin Add a Comment

Namanya Egedius Pius Suam. Saya memanggil beliau dengan Bapak Suku, yang menyandang jabatan sebagai Kepala Suku Awyu di Kabupaten BovenDigoel dan Ketua LMA Wilayah III Suku Awyu. Selain itu beliau adalah purnawirawan TNI AD.

Saya mengenal dan bertemu pertama kali dalam sebuah pertemuan di Jayapura dan langsung akrab. Saya terkesima dengan komitmen dan tindakan beliau membela dan melindungi kaumnya Suku Awyu. Tak kurang rasanya memanggil beliau dengan Kepala Suku, sebagaimana saya mengerti dengan jabatan pemimpin suku.

Beliau memimpin dan bersama orang muda asal Suku Awyu Pembela Tanah dengan nama Tim Paralegal dan Cinta Tanah Adat untuk memperjuangkan tanah dan hutan adat Suku Awyu di Kabupaten Boven Digoel, yang sedang menjadi sasaran Proyek Tanah Merah untuk proyek perkebunan dan pabrik minyak kelapa sawit dalam skala raksasa 280.000 hektar.

Kepala Suku berada di garis depan dan dibatas tanah berdiskusi dengan orang kampung. Beliau berdiri didepan saat aksi protes di Kantor DPRD dan Kantor Kabupaten. Beliau berbicara lugas dan lantang dihadapan pejabat dan elite politik, menyuarakan dan menuntut penghormatan dan perlindungan hak masyarakat adat Awyu dan tanahnya. Beliau melayangkan surat ke Presiden RI menuntut agar pemerintah mencabut izin-izin perusahaan yang mendapatkan surat dan beroperasi tanpa musyawarah mufakat dengan masyarakat pemegang hak adat.

Ketika perwakilan Suku Awyu melakukan gugatan lingkungan atas izin perusahaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit PT Indo Asiana Lestari, beliau juga menjadi saksi penggugat.

“Saya siap mati untuk tanah dan hutan adat kami”, katanya.

Beberapa kali operator dan orang perusahaan melakukan tekanan ancaman, teror fisik dan mendatangi kediaman Bapak Suku, tetapi beliau tidak merubah sikap. Beliau dipaksa berurusan di kantor Polisi dan tetap tegar.

Lalu, saya mendengar Bapak Suku dalam keadaan sakit dan kondisi fisik lemah, namun beliau masih aktif mendatangi pertemuan dan bersemangat menjaga api perjuangan Suku Awyu.

Kini, beliau telah pergi untuk selamanya meninggalkan kami di sini.

Selamat jalan Bapak Suku
Wiha Nasohoa

Ank

 

Share This Article
Leave a comment